(Sumber: http://www.trubus-online.co.id) Semut tak melulu membuat sarang untuk tinggal. Beberapa jenis semut justru memanfaatkan bagian tanaman sebagai rumah. Mereka tak direpotkan urusan bangun-membangun sarang. Salah satu rumah semut yang sohor bahkan dijadikan herbal untuk mengobati penyakit kanker adalah tanaman sarang semut Myrmecodia sp. Trubus yang melakukan eksplorasi di Hutan Habema, Wamena, Papua, pada 2006 menyaksikan saat tanaman itu dibelah beratus-ratus semut keluar. Koloni semut itu menetap di tubuh tanaman yang terdiri atas lorong-lorong saling berhubungan. Semut dan tanaman memang berkongsi erat. Tanaman menyediakan nektar yang mengandung gula sebagai pakan semut. Imbalan semut melindungi tanaman itu dari herbivora dan predator. Namun, sesungguhnya semut lebih banyak diuntungkan. Kulit myrmecodia yang berduri melindungi semut dari predator. Pun daging buah yang lunak sehingga menciptakan kondisi lembap. Ini disukai semut. Nun di hutan di Brazil, black ant alias semut hitam menggunakan jasa tanaman sebagai rumah. Mereka tinggal di pohon pumpwood Cecropia sp. Namun, tak seperti semut penghuni tanaman sarang semut yang berkawan baik, semut hitam justru memanfaatkan rumahnya sebagai pakan. Nah, saat rumah itu mulai habis digerogoti, koloni semut itu akan pindah. Begitu seterusnya. (Dian Adijaya S) ATLET BILIAR COBA SARANG SEMUT (http://subpbpon.tarakankota.go.id/berita.php?op=detil&mid=840)
|
Sarang Semut (Myrmecodia jack) merupakan tanaman yang berasal dari Papua yang secara tradisional telah digunakan oleh penduduk asli Papua untuk mengobati berbagai penyakit.
Berdasarkan hasil penelitian modern didapati bahwa tanaman ini mengandung senyawa aktif penting seperti Flavanoid, Tokoferol, Fenolik dan kaya berbagai mineral yang sangat berguna sebagai antioksidan dan anti kanker. Keunikan Sarang Semut terletak pada interaksi semut yang bersarang pada umbi yang terdapat lorong-lorong didalamnya. Kestabilan suhu di dalamnya membuat koloni semut betah berlama-lama bersarang di dalam tanaman ini. Dalam jangka waktu yang lama terjadilah reaksi kimiawi secara alami antara senyawa yang dikeluarkan semut dengan zat yang terkandung di dalam Sarang Semut, perpaduan inilah yang diduga membuat Sarang Semut ampuh mengatasi berbagai penyakit. Dilaporkan bahwa ada banyak pengguna Sarang Semut yang mengaku sembuh dari Kanker,Tumor, Stroke, Mimisan, Alergi, Lemah Syahwat, Nyeri Punggung, dan Jantung Bocor. Banyak pula yang mengatakan tak lagi mengalami Gangguan Prostat dan Wasir setelah mengkonsumsi Sarang Semut. Peminat Sarang Semut tidak hanya datang dari Papua, karena itu mulai awal tahun 2004, Sarang Semut mulai diproduksi dalam jumlah banyak agar mudah dimanfaatkan oleh masyarakat. Saat ini Sarang Semut semakin banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia, bahkan hingga ke Singapura dan Malaysia. Kehebohan ini pun tidak luput dari perhatian majalah, surat kabar, stasiun televisi dan radio yang berlomba-lomba mengulas tentang khasiat Sarang Semut. Hampir semua media tersebut memberikan komentar positif tentang khasiat Sarang Semut dalam menumpas berbagai penyakit berat dan merupakan sumber obat baru bagi dunia medis. Banyak dari media massa ini menampilkan testimonial dari mereka yang sudah tersembuhkan oleh Sarang Semut. “Tak heran, setahun terakhir ini Sarang Semut semakin dipercaya dan banyak orang menyandarkan harapan kesembuhan padanya. Kenyataan ini sebenarnya cukup beralasan, apalagi banyak peneliti membuktikannya melalui berbagai kajian ilmiah.” - Harian Kompas. Karena itu, secara empiris Sarang Semut tidak dapat disangkal lagi telah terbukti berkhasiat. Ini artinya, Sarang Semut telah dikonsumsi oleh banyak orang dan telah terbukti dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Sedangkan manfaat lainnya, tumbuhan ini pun bisa meningkatkan produksi ASI, memulihkan kesehatan wanita pascapersalinan, serta menjaga stamina tubuh. Berikut ini adalah jenis-jenis panyakit yang sudah terbukti dapat diatasi oleh Sarang Semut berdasarkan pengalaman empiris dari para pengguna.
Cara Pemakaian : (Sumber : Buku ”Gempur Penyakit dengan Sarang Semut” Penulis Dr. Ir. Ahkam Subroto, Hendro Saputro). Dan bukti khasiat tidak hanya ditunjukkan secara empiris. Berdasarkan hasil penelitian ilmiah dari Pusat Bioteknologi LIPI, terungkap bahwa Sarang Semut mengandung senyawa-senyawa aktif yang telah dikenal dalam dunia medis untuk pengobatan berbagai penyakit. Dr. M. Ahkan Subroto, Ahli Peneliti Utama LIPI mengungkapkan bahwa senyawa aktif yang terkandung dalam Sarang Semut itu adalah flavonoid, tanin, dan poliefenol yang berfungsi sebagai antioksidan dalam tubuh. Selain senyawa aktif di atas dalam Sarang Semut juga ditemukan kandungan bermanfaat lainnya, seperti tokoferol, magnesium, kalsium, besi, fosfor, natrium, dan seng. Berikut adalah keterangan singkat dari beberapa senyawa aktif bermanfaat yang terkandung dalam Sarang Semut:
Sehubungan dengan asam urat, dalam penelitiannya Dr. M. Ahkan Subroto melihat adanya penghambatan aktivitas enzim xanthine oxidase oleh estrak Sarang Semut, hal ini menunjukkan bahwa estrak Sarang Semut setera dengan aktivitas allopurinol, obat kimia komersial yang digunakan untuk pengobatan asam urat. Namun, bila dampak negatif dari allopurinol bisa meningkatkan kadar kreatin hingga merusak ginjal, maka Sarang Semut selain menurunkan asam urat juga akan memperbaiki fungsi ginjal. Ini berarti Sarang Semut lebih aman digunakan dalam pengobatan asam urat. Namun, memang harus diakui bahwa tidak semua mekanisme kerja kandungan senyawa aktif Sarang Semut dalam mengobati berbagai penyakit dapat diketahui dengan pasti, karena untuk itu masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dan berkesinambungan secara ilmiah. Tidak menutup kemungkinan di masa yang akan datang masih akan ditemukannya senyawa-senyawa aktif lainnya dari Sarang Semut yang belum terungkap sampai sekarang, dan dapat lebih menjelaskan ada apa di balik semua khasiat luar biasa tersebut, yang telah membantu kesembuhan begitu banyak orang dari berbagai penyakit biasa dan berat, yang kadang sulit atau tidak dapat disembuhkan secara medis. Komposisi dan Kandungan Senyawa Aktif Tumbuhan Sarang Semut
|
Teh Sarang Semut Obat Berbagai Macam Penyakit
Pertama Kali di Indonesia Teh sarang semut adalah merupakan tanaman yang berkhasiat mengobati berbagai macam penyakit. Tanaman ini mengandung senyawa aktif penting seperti Flavanoid, Tokoferol dankaya akan berbagai macam mineral yang berguna sebagai antioksidan dan anti kanker. Adapun Manfaat dari teh sarang semut ini adalah :
|
Kesaksian Para Pengguna Sarang Semut
Disadur dari buku Gempur Penyakit dengan Sarang Semut oleh Dr. Ir. M. Ahkam Subroto, MApp.Sc., APU Hendro Saputro
Sarang semut sebagai obat berbagai penyakit telah terbuksi secara empiris. Artinya, sarang semut telah digunakan atau dikonsumsi oleh banyak orang dan telah terbukti bisa menyembuhkan penyakit yang dideritanya. Untuk berbagai mengenai penyembuhan penyakit, para pengguna sarang semut bersedia memberikan kesaksian. Pengakuan ini diperoleh langsung penulis dari pengkonsumsi sarang semut. Beberapa kesaksian yang berhasil direkam dipaparkan sebagai berikut.
Sudah sejak lama saya mengalami gangguan jantung. Setiap kali kaget atau mendengar berita-berita yang mengejutkan, jantungku langsung berdebar-debar dan terasa nyeri seperti ada yang menusuk-nusuk, bahkan kadang kala agak terasa sakit di bagian jantung. sudah beberapa kali saya memeriksakan diri ke dokter ahli jantung dan saya diberi obat pencegah agar tidak mengalami serangan jantung. Namun, semua itu tidak banyak membantu dan tidak ada perubahan gangguan yang saya alami. Tiga setengah tahun yang lalu saya mendapatkan informasi dari teman bahwa ada sejenis ramuan obat yang bisa mengobati jantung saya. Ramuan itu namanya sarang semut. Sayapun membeli ramuan sarang semut tersebut untuk saya konsumsi dengan harapan bisa sehat kembali. Alangkah bahagianya saya, ternyata setelah tiga minggu secara terus menerus meminum hasil rebusan sarang semut, saya mengalami perubahan yang sangat besar. Jantung saya tidak lagi berdebar-debar. Bahkan rasa sakit dan nyeri pada jantung juga hilang. Sampai sekarang sudah lebih tiga tahun berlalu setelah saya mengkonsumsi jamu sarang semut. Tidak pernah lagi ada gangguan jantung seperti yang saya alami di masa lalu. Puji Tuhan saya sekarang sehat berkat sarang semut. Saya ibu rumah tangga asal Sulawesi Utara, sekarang mempunyai 2 orang putra dan suami saya bekerja di sebuah perusahaan swasta di Jayapura. 3 thun yang lalu pada waktu saya baru mempunyai anak pertama, saya mengalami gangguan kanker payudara di bagian sebelah kanan. Awalnya saya tidak begitu menaruh perhatian, tetapi lama kelamaan saya melai merasa terganggu karena mulai merasa sakit. Lantas saya memeriksakan diri ke dokter internis dan divonis mengidap kanker payudara. Oleh karena berkembang dengan cepat maka dokter menganjurkan supaya segera diangkat melalui operasi. Menurut dokter, itu satu-satunya jalan untuk mengatasinya. Saat itu saya sangat takut dan tidak siap untuk dioperasi.Saya berusaha mendapatkan obat-obat alternatif yang kata orang bisa menyembuhkannya. namun semua itu sia-sia dan penyakit saya makin berkembang dari waktu ke waktu sehingga kalau tersentuh saja rasanya sakit luar biasa. Suatu ketika suamiku mendapat informasi dari teman kerja di kantor. Ia meminta kepada saya untuk mencoba meminum jamu sarang semut dari Wamena. Katanya jamu tersebut sangat ampuh mengobati berbagai penyakit, termasuk tumor dan kanker. Sayapun mulai mencoba meminum jamu sarang semut tersebut. Olah karena saya bertekad mau sembuh maka saya rajin menkonsumsi setiap hari sesuai takarannya, 3 kali sehari. 3 hari kemudian saya mulai merasa tidak begitu sakit lagi dan saya bertekat terus mengkonsumsinya. Seminggu kemudian rasa sakit sudah sangat berkurang dan benjolannya sudah agak lembek. Pada minggu ke 3 disuatu pagi saya kaget dengan adanya cairan berwarna kekuning-kuningan keluar di atas punting saya dan cairan tersebut secara terus menerus keluar dalam beberapa hari. Saya masih terus mengkonsumsi sarang semut agar bisa sembuh benar-benar dan ternyata luka lubang yang mengeluarkan cairan tersbut tertutup sendiri dan lukanya sembuh. Saya sangat lega dan bahagia karena saya sudah merasa sembuh berkat sarang semut. Kesembuhan ini terasa hingga kini. Sudah beberapa tahun ini tidak ada masalah lagi hingga saya melahirkan anak kami yang kedua. Bahkan produksi ASI saya lancar-lancar saja dan normal sebagaimana biasa. Saya seorang ibu yang divonis oleh dokter telah mengidap kanker rahim. Namun, dokter menyarankan untuk tidak dioperasi karena alasan kondisi kesehatan saya yang sudah menurun akibat faktor umur. Namun, disisi lain dokter juga menyampaikan kalau dibiarkan bibit kanker bisa berkembang dan menyebar. Dokterpun hanya merekomendasikan untuk mengkonsumsi obat dokter. Oleh karena kurang puas, sayapun berusaha mencari alternatif lain. Atas saran dari saudara, sayapun mengkonsumsi jamu sarang semut. Ternyata, setelah 2 bulan mengkonsumsi sarang semut setiap hari ternyata mengecil. Bahkan , saya memeriksakan kembali ke dokter, sungguh luar biasa, kanker dirahim telah hilang sama sekali. Saya ibu rumah tanggga asal Sulut dan bertempat tinggal di Jayapura. Pada pertengahan tahun 2003 saya mengalami benjolan pada bagian leher, persis di bawah rahang kanan. Benjolan tersebut berupa pembengkakan yang sangat mengganggu saya sehari-hari, terutama pada waktu mengunyah makanan. Bahkan, sering menghilangkan nafsu makan saya. Saya sudah keliling periksa dari dokter ke dokter dan diberi berbagai obat. Tidak hanya itu, sudah banyak uang yang saya habiskan, tetapi tidak ada perubahan yang berarti. Begitu pula dengan ramuan obat alternatif lainnya, saya sudah mencobanya, tetap saja tidak dapat tertolong. Selain gangguan pada rahang, saya juga sebenarnya gangguan atau flek paru-paru sehingga sering batuk-batuk. Saya sering khawatir dan gelisah karena saya sudah berkeluarga dan mempunyai seorang anak yang masih kecil. Sejak suami saya mendengar khasiat jamu sarang semut yang beredar di Jayapura, diapun menyuruh saya mencoba meminumnya. Setelah saya mencoba meminumnya untuk beberapa hari, ternyata ada perubahan. Rasa sakit yang sering timbul kini mulai berkurang, batuk sayapun mereda. Akhirnya, sayapun terus mengkonsumsinya hingga lebih dari 1 bulan. Hasilnya sungguh diluar dugaan saya. Benjolan di rahang saya lenyap total. Flek di paru-parupun hilang dan saya tidak perbah batuk lagi. Saya merasa penasaran dengan kenyataan ini. Sayapun pergi lagi memeriksakan diri ke dokter dan ternyata dokter mengatakan bahwa saya sudah sembuh. Dokterpun heran dan menanyakan obat yang saya konsumsi. Menurut dokter, selama ini pasien-pasiennya dengan penyakit yang sama tidak pernah bisa sembuh secepat yang saya alami. Saya sangat bersyukur dapat disembuhkan berkat sarang semut. Hingga kini saya tetap bahagia bersama keluarga. Saya seorang karyawati asal Sulawesi Utara yang bekerja disebuah perusahaan swasta di Jayapura. Selama di Jayapura saya mengalami benolan di bagian leher sebelah kanan pada 3 tahun yang lampau. Benjolan tersebut tumbuh secara cepat hingga sudah sebesar kelereng. Sayapun memeriksakan ke dokter ahli. Dokterpun berkesimpulan bahwa yang tumbuh dileher saya adalah sejenis tumor yang bisa berkembang terus. Iapun menganjurkan supaya segera dioperasi saja. Oleh karena saya merasa sangat kuatir dengan benjolan tersebut maka saya memutuskan supaya dioperasi saja sesuai anjuran dokter. Oleh dokter telah ditetapkan hari dan tanggal operasi. Untuk itu, sebelumnya saya menyampaikan kepada pimpinan saya, dimana saat itu pimpinan saya menganjurkan supaya jangan terburu-buru untuk dioperasi. Pimpinan saya menganjurkan supaya saya meminum jamu sarang semut yang menurutnya sangat berhasiat untuk mengobati benjolan saya tersebut. Akan tetapi, suami saya menyarankan untuk tetap dioperasi karena sudah janji waktu dengan dokternya. Selama 3 minggu setelah dioperasi saya merasa aman dan tenang-tenang saja. Akan tetapi, tiba-tiba pada minggu berikutnya saya merasa tempat bekasa operasi ada benjolan baru yang mulai tumbuh kembali dan berkembang secara cepat. Hal ini saya sampaikan kepada pimpinan saya dan pimpinan saya menganjurkan kembali untuk mencoba meminum jamu sarang semut. Akhirnya, sayapun menurutinya. Saya memulai meminum jamu sarang semut dengan takaran 3 kali sehari selama 1 bulan. Ternyata secara berangsur-angsur benjolan tersebut mengecil hingga akhirnya lenyap sama sekali. Bahkan, bekas sayatan pisau operasipun tidak tampak sama sekali. Rupanya sarang semut benar-benar sangat dasyat. Saya sangat bersyukur bahwa dalam beberapa tahun ini sudah tidak ada lagi gangguan dengan benjolan tersebut. Piji Tuhan saya sudah benar-benar sehat berkat jamu sarang semut. Saya sudah mengalami ambeien sejak 48 th yang lalu. Selama ini untuk mengobati penyakit tersebut saya mengkonsumsi obat dokter. Namun, hasilnya tidak begitu baik. Tidak hanya itu, semua jenis pengobatan alternatifpun sudah saya coba, tetapi hasilnya juga kurang memuaskan. Hingga pada suatu hari, saudara saya menyarankan untuk mengkonsumsi jamu sarang semut. Sayapun mulai mencoba mengkonsumsinya. Sesuai dosis rekomendasi pada kemasannya, sayapun mengikutinya. Setelah mengkonsumsinya beberapa hari, ambeien saya mengecil. Sayapun terus mengkonsumsi sarang semut terus menerus selama 2 bulan. Hasilnya, ambeien saya yang selama 40 th menyiksa kini hilang sama sekali dan tidak pernah muncul lagi. Saya seorang ibu asal Jawa Tengah, dan suami saya berwiraswsta dan bertempat tinggal di Sentani Jayapura. Kami dikaruniai 3 orang anak, anak pertama laki-laki dan anak kedua adalah kembar, kedua-duanya laki-laki. Saat melahirkan prosesnya berjalan normal dan sehat-sehat saja. Hanya saja setelah melahirkan kedua bayiku itu, saya mengalami kekurangan ASI. Padahal saya sangat berkeinginan untuk memberi ASI secukupnya kepada kedua bayiku sekurang-kurangnya untuk beberapa bulan ke depan. Saya berusaha mencari makanan tambahan untuk bisa meningkatkan air susu, tetapi tidak banyak tertolong. Sehingga terpaksa saya harus mencukupi kebutuhan ASI untuk mereka dengan memberikan tambahan susu bubuk. Pada suatu hari saya mendapatkan kiriman paket dari saudaraku di Wamena yang didalamnya berisi beberapa bungkus jamu sarang semut. Jamu tersebut katanya dapat mempercepat pemulihan kesehatan ibu yang baru melahirkan dan juga untuk meningkatkan stamina. Saya kemudian mencoba untuk meminumnya sesuai dengan keterangan yang terdapat dalam kemasannya, yaitu 2 kali sehari. Ternyata setelah beberapa hari mengkonsumsinya, saya merasa kesehatanku lebih baik dan tidak mengalami pegal-pegal. Perubahan yang luar biasa saya rasakan adalah produksi ASI ku bertambah banyak, bahkan dapat mencukupi kebutuhan kedua bayiku. Ini adalah hal yang luar biasa dan sangat menggembirakan hati saya. Ternyata jamu sarang semut sangat ampuh meningkatkan produksi ASI. Disamping itu, dengan memberikan ASI, kedua bayiku sangat sehat dan berkembang dengan baik. Saya adalah ibu 2 orang anak. Saat melahirkan anak pertama, kondisi ASI normal. Namun, setelah melahirkan anak kedua, ASI saya menggumpal sehingga produksinyapun menurun. Saya telah mengupayakan segala cara agar produksi ASI saya tidak menggumpal dan lancar. Sayapun mengkonsumsi daun katuk. Bahkan, tidak hanya itu, saya juga melakukan pijat dan meminum obat tradisional China. Namun, tidak ada hasil yang memuaskan. Produksi ASI saya tetap meggumpal hingga pada suatu hari teman saya menganjurkan untuk mencoba mengkonsumsi sarang semut. Menurutnya hasil rebusan sarang semut dapat melancarkan dan meningkatkan produksi ASI. Akhirnya, sayapun mengkonsumsinya 2 kali sehari, masing-masing 1 gelas. Hasilnya sungguh luar biasa, baru 2 hari mengkonsumsinya, air susu saya melimpah dan lancar. Bahkan, saya kewalahan sehingga harus memompanya keluar. Saya mengidap skoliosis ( tulang punggung bengkok) setiap hari saya merasa nyeri dan pegal disekitar tulang punggung saya. Saya sudah mencoba berbagai terapi dan olahraga renang. Namun, Tidak banyak membantu. Berkat saran dari teman saya mencoba mengkonsumsi sarang semut. Ternyata setelah meminum hasil rebusan sarang semut selama 10 hari, rasa pegal dan nyeri hilang. Bahkan, hingga sekarang rasa nyeri tidak pernah terasa kembali. Sungguh luar biasa Khasiat sarang semut. Anak saya namanya Bryan dengan umur 4 th. Hampir setiap pagi saat bangun tidur, anak saya selalu bersin-bersin. Bahkan, setiap kali bersin mengeluarkan ingus yang berwarna hijau kental. Oleh karena khawatir akan perkembangan kesehatannya, sayapun memutuskan untuk membawanya ke dokter. Saat memeriksanya, dokter mengatakan kalau anaka saya itu alergi. Dokterpun memberikan resep obat, setelah beberapa hari ternyata anak saya tetap bersin-bersin, tidak ada perubahan. Berkat saran dari saudara yang mengetahui ada sejenis jamu yang disebut sarang semut bisa mengatasi penyakit anak saya tersebut. Sayapun berusaha mencari jamu tersebut. Setelah mendapatkannya sayapun memberikan kepada anaka saya untuk diminum. Setelah ia mengkonsumsinya selama 4 hari, ternyata hasilnya diluar dugaan saya. Anak saya tidak pernah lagi bersin-bersin jika bangun tidur dan tidak mengeluarkan ingus lagi. Belakangan ini saya mengalami penurunan aktifitas sexsual sehingga saya merasa terganggu. Istri sayapun merasakan dampaknya. Sebenarnya saya sudah mencoba mengkonsumsi ramuan tradisional tetapi hasilnya kurang maksimal. Berkat saran teman, sayapun mengkonsumsi jamu sarang semut. Hasilnya, diluar dugaan saya. Hanya mengkonsumsi selama 1 minggu berturut-turut dengan dosis 2 kali sehari ternyata gairah seksual saya kembali normal, bahkan meningkat. |